18.02.2022

Lash Extensions Guide

Men with manicures. Di beberapa kota megapolitan, banyak klinik kecantikan termasuk nail salon yang telah memiliki jumlah regular client pria yang cukup siginifikan jumlahnya. Ternyata kini pria mulai menaruh perhatian tentang hal-hal kecil seperti; kesehatan kulit, kesehatan rambut dan perawatan kuku. Why does it matter?




Nail Care


Manicure dan pedicure treatment memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan kuku, seperti:



  1. Mempermudah proses pemotongan kuku  – proses pemotongan kuku dan pembersihan kutikula bukan merupakan hal yang mudah dilakukan (terutama pria), umum nya pergi ke salon kuku menjadi pilihan yang memudahkan  

  2. Memperkuat kuku – perawatan kuku juga dapat memperkuat kuku yang dibantu oleh pemberian produk vitamin, oil dan lotion

  3. Mengurangi stress – segala bentuk perawatan dapat menjadi pilihan untuk pereda stress dan 'self-care'

  4. Membuat tangan dan jari menjadi tampak lebih indah & muda – dengan perawatan yang berkala kuku akan nampak lebih indah dan muda, memiliki bentuk tumbuh yang lebih rapih serta dapat ditambahkan warna polish favorit




Selain itu, sudah banyak para pria yang memang mencari tenaga professional untuk melakukan manicure dan pedicure karena mereka memiliki case khusus, seperti: in-grown nails (kuku cantangan), tangan kering dan kaki pecah-pecah.




The Stigma; Polish for Men – Is it bad?


Banyak pihak yang mengaitkan dengan stigma negatif bahwa men who wear colors would be less-masculine di beberapa lingkungan sosial. Hal ini terasosiasi karena perawatan dan pewarnaan kuku kerap dilakukan oleh para wanita. Sehingga bagi orang awam, hal ini cukup kontradiktif.




Namun pada kenyataannya hal ini sangat berbanding terbalik. Dikutip dari The List, mewarnai kuku atau bahkan nail art adalah bentuk seni dan telah menjadi sebuah aktualisasi diri seperti halnya tato, tindik (piercing) dan make-up. Salah satu nail artist Mei Kawajiri bercerita kepada majalah GQ, beberapa diantara klien-nya adalah top A-list male celebrities, seperti: Travis Scott, A$AP Rocky and Marc Jacobs. Hal ini menunjukkan bahwa nail art sebagai tren ­gender neutral sangatlah populer di masa kini terutama di Gen Z & millenials.




“Who wants to listen to someone who says you can’t paint your nails? It’s so annoying” = Evan Mock




Mewarnai kuku, mengapa tidak?


Tak ubahnya gaya rambut dan pakaian, perawatan dan mewarnai kuku kini telah dijadikan sebagai bagian dari gaya hidup dan bentuk grooming, bahkan self-care. Sehingga hal ini tidak perlu dikonotasikan menjadi hal yang negatif karena pada dasarnya perawatan tubuh dapat dinikmati dan boleh dilakukan oleh semua kalangan dengan berbagai latar belakang; baik wanita ataupun pria.




Male celebrities who color their nails




Man-icure




Deretan top A-list male celebrities berikut sering tertangkap kamera mewarnai kuku mereka dan membagikannya melalui social media, seperti; Marc Jacobs, Harry Styles, A$AP Rocky dan Troye Sivan. Begitu pula di Indonesia, public figure seperti; Gamaliel, Bramasto, Rama Dicandra dan Arnold Teja juga terlihat mewarnai kuku mereka.




Bulan ini Dandelion meluncurkan nail polish yang cukup happening beberapa bulan terakhir. Pleasing is now available at all Dandelion’s Jakarta branch. Pleasing adalah brand milik Harry Styles. Pleasing’s nail polish is vegan, cruelty-free, ethically and sustainability produced.




Have you booked your man-icure session at Dandelion? Klik link ini untuk reservasi.




Read More






RECENT POST

SEE ALL

Cat eye nails merupakan jenis cat kuku magnetik yang diperkenalkan dalam industri nail design. Je...

Gak seperti kutek pada umumnya yang mengandung toxic-trio (dibutyl phthalate DBP, toluene, dan fo...